PEMERINTAHAN

VIDEO

HUKUM

BISNIS

POLITIK

HIBURAN

IKLAN BARIS

FOTO

» » Korupsi Incinerator Kadinkes Kabupaten Bekasi Dibui

INIKABAR.com , BEKASI – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Jawa Barat, Muharmansyah Boestari alias dr Ari, ditahan penyidik Kejaksaan Negeri Cikarang. Ironisnya, dia ditahan di tengah ramainya kasus vaksin palsu yang banyak beredar dan digunakan sejumlah rumah sakit swasta, serta klinik bidan di Kabupaten Bekasi.

Namun demikian, penahanannya oleh Kejaksaan Negeri Cikarang, untuk bukan lantaran kasus vaksin palsu. Tapi terkait dugaan kasus korupsi pengadaan alat penghancur limbah medis (incinerator) di 17 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) wilayah setempat, senilai Rp 2 miliar pada APBD 2013.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Cikarang, Rudy Panjaitan, mengatakan dr Ari ditahan usai diperiksa penyidik. "Ya, tadi sudah kami tahan yang bersangkutan usai diperiksa oleh penyidik," kata Rudy, Selasa (19/7/2016).

Lebih lanjut, kata Rudy, sebelum penahanan ini memang dr Ari sudah ditetapkan sebagai tersangka, pada Senin, 29 Februari 2016 lalu. "Penetapan tersangka, kami lakukan setelah adanya keterangan dari tersangka lain, yang lebih dulu kami tangkap," kata Rudy.

Dijelaskan Rudy, sebelumnya tersangka lain yang diamankan pihaknya yakni, Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Perencanaan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi berinisial AM.

Adapun AM telah lebih dulu ditahan pihak Kejaksaan Negeri Cikarang di Lapas Bulak Kapal, Bekasi Timur, Kota Bekasi. "Dia terlibat setelah diketahui, berperan dalam pengadaan 17 unit mesin incinerator pada tahun 2013 lalu sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)," ujarnya.

Dr Ari ditahan agar mempermudah penyelidikan, meski selama ini dr Ari selalu kooperatif dalam proses pemeriksaan. Selain itu, kata Rudy, penahanan ini juga mengacu pada ancaman pasal yang dikenakan oleh Ari. "Karena ancaman penjaranya di atas lima tahun, maka kami lakukan penahanan," kata dia. (dun)
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply