» » Mbok Sawit, Sebatang Kara Yang Menggugah Nurani


INIKABAR.com , GERSIK - Kondisi masyarakat Indonesia di pedalaman saat ini masih sangatlah memprihatinkan. Didapatkan banyak orang tua lanjut usia tinggal di gubuk dan sudah tidak diperhatikan lagi. Contohnya Mbok Sawit, begitu panggilan akrab beliau. Seorang nenek tua yang hidup sebatang kara di sebuah rumah dengan kondisi kaki pincang.

Bagaimana tidak, bangunan yang berlokasi di Dusun Kalimoro Desa Kalipadang Kecamatan Benjeng Kabupaten Gersik didirikan diatas tanah berukuran 3x10 meter persegi dengan dinding beranyaman bambu berlubang dan atap rumah yang sudah rapuh dan muda roboh.

Belum lagi lantainya yang masih berupa tanah, semakin menyadari bahwa rumah tersebut tidak layak huni. Tak banyak perkakas yang ditemui di rumah tersebut. Hanya beberapa perabot sederhana dan kayu bakar yang berserakan. Untuk tidurpun hanya beralaskan kain yang sudah usang.

Sangat sulit dibayangkan bagaimana nenek tua ini yang hanya tinggal sebatang kara ditempat tersebut mampu bertahan dengan dinginnya udara malam dan gangguan binatang sejenis serangga ketika tidur. Apalagi ketika hujan lebat datang, atap rumahnya tidak lagi mampu membendung derasnya air yang mengalir melalui celah genting yang berlubang.Namun keadaan itu tidak dihiraukan oleh Mbok Sawit ini.
Keterbatasan fisik dan materi membuatnya hanya bisa berdiam diri dirumah yang tidak layak huni tersebut. Selain itu, suami dan kedua anak Mbok Sawit telah meninggal dunia. Semenjak mengalami patah kaki empat tahun lalu menyebabkan terbatasnya kemampuan berjalan Mbok Sawit hingga seringkali harus merangkak. Untuk makan sehari pun, beliau hanya bisa mengharap iba dari tetangga sekitar dan uluran bantuan agar bisa bertahan hidup.

Mengetahui hal tersebut, Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (BMH) turun aksi dilapangan untuk melihat kondisi mbok sawit. “Alhamdulillah ,tim UP BMH Gresik terjun untuk melihat kondisi Mbok Sawit sekligus menyalurkan amanah donasi dari para donatur dan bingkisan sembako” ujar Manajer UP BMH Gresik, Abdul Karim, (29/9) belum lama ini.

Menerima bantuan tersebut, Karim, demikian sapaannya, menjelaskan bahwa nenek 71 tahun yang sudah lansia itu merasa sangat senang dan terharu, karena dibantu oleh tim BMH Jawa Timur.

Adapun kegiatan tersebut terselenggara dalam rangka menyambut Tahun Baru Hijriyah 1438. Tidak hanya itu, Laznas BMH  yang merupakan lembaga amil zakat yang bergerak dalam penghimpunan dana Zakat, infaq, sedekah, kemanusiaan, dan melakukan distribusi melalui program pendidikan, dakwah, sosial dan ekonomi secara nasional melalui Cabang BMH Gresik  juga akan mengadakan Baksos di daerah pedalaman maupun pelosok Kabupaten. */AR, Humas BMH Jawa Timur


REDAKSI - www.inikabar.com - Blak Blakan

www.inikabar.com Media Informasi Dan Bisnis.Untuk kerjasama Publikasi,Press Release,Advertorial,Pasang Iklan silahkan hubungi via email ke inikabar@yahoo.co.id
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

SILAHKAN BERIKAN KOMENTAR ANDA