» » Kapolrestro Bekasi Turun Langsung Giat Sosialisasi Ops Keselamatan Jaya 2018



INIKABAR.com , JAWA BARAT - Lalu lintas merupakan urat nadi perekonomian suatu negara oleh sebab itu pemeliharaan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) sangatlah penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karenanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas adalah sebuah keharusan yang tidak bisa ditawar lagi di semua daerah terlebih lagi di Kabupaten Bekasi yang memiliki kawasan industri terbesar di Asia Tenggara yang nota bene pasti arus lintasnya padat dan ramai.

Kamseltibcarlantas hakikatnya adalah cermin keberhasilan dari pembangunan peradaban modern. Oleh sebab itu Jajaran Polri utamanya Polantas bersama Stakeholder dan Pemerintah bertanggung jawab untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan maayarakat terhadap Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan sehingga dianggap perlu melaksanakan Operasi Kepolisian di bidang lalu lintas untuk mewujudkan negara yang tertib dan berevolusi dari segi mental masyarat, Ungkap Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Candra Sukma Kumara, SIK, MH., disela-sela turun langsungnya orang nomor satu di Polres Metro Bekasi di kepadatan lalu lintas pagi di Perempatan Jurong (12/03/2018).

Kegiatan Ops Keselamatan Jaya 2018, yang berlangsung mulai tanggal 05 sampai dengan tanggal 25  Maret 2018 untuk pelaksanaan sosialisasinya di 3 titik, yaitu di Sentra Grosir Cikarang (SGC) Cikarang Utara, Pecenongan Square Jababeka Cikarang Baru dan di Perempatan Traffict Light Jurong Kota Jababeka.

Kegiatan sosialisasi pagi ini langsung di pimpin oleh Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Candra Sukma Kumara, SIK, MH didampingi oleh Kasat Lantas AKBP Heru Purnomo, SH., yang nampak dengan Senyum, Sapa da Salam (3S) memberi bunga kepada pengendara sebagai bentuk simpati dan empati kepada pengendara yang telah tertib berlalu lintas di gelaran Operasi Keselamatan Jaya 2018.

"Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk mengurangi angka kecelakaan di Kabupaten Bekasi khususnya para
pengendara sepeda motor yang nampaknya masih banyak yang melakukan pelanggaran- pelanggaran dalam berkendara terutama pengendara sepeda motor". ungkap Candra.

Masih menurut Candra, bahwasannya Operasi Keselamatan Jaya 2018 ini lebih dititikaapikan pada upaya preemtif bukan tilang namun lebih dominan pembinaan dimana anggota  Sat Lantas Polres Metro Bekasi  selalu menerapkan 3S (Senyum, Sapa, Salam) dalam menyapa pengendara yang  berhenti saat lampu sedang menyala  merah. Langsung membagikan setangkai bunga, masker, permen dan menempelkan stiker keselamatan berlalu lintas setelah diijinkan di kendaraan yang berhenti sebagai tanda peduli dan simpatik  kepada para pengendara.

Dalam Sosialisasi Operasi Keselamatan Jaya 2018 ini pihak Sat Lantas Polrestro Bekasi juga menampilkan badut lantas serta visualisasi korban kecelakaan lalu lintas yang nampak lula parah dan hanya bisa duduk di kursi roda yang didorong oleh anggota Sat Lantas Polrestro Bekasi untuk mengingatkan bahayanya jika mengendara tidak taat peraturan lalu lintas dan mengalami kecelakaan fatal. 

Nampak pula beberapa anggota lantas Restro Bekasi membawa poster dan banner berisi kata-kata himbauan berlalu lintas dalam Bahasa Indonesia, Sunda Sunda dan Bahasa Jawa seperti "Ulah poho ngadoa samemeh nyetir" ( Bahasa Sunda yang artinya jangan lupa berdoa sebelum mengendarai/nyetir ), "Ojo nyetel lagu banter- banter yen lagi nyetir (Bahasa Jawa yang artinya jangan memutar lagu keras-keras bila sedang mengendarai) ini semua kami lakukan agar kami selalu dekat dengan masyarakat Kabupaten Bekasi karna kami sadar bahwa kami juga bagian dari masyarakat di Kabupaten Bekasi semoga apa yang kami laksanakan bermanfaat yang dengan kesadaran tertib berkendara maka angka kecelakaan di jalan rayapun makin berkurang, tambah Kasat Lantas Polres Metro Bekasi AKBP Heru Purnomo, SH.

Diakhir Giat Operasi Keselamatan 2018 di Perempatan Jurong, Heru Purnomo juga menyitir Motto Sat Lantas sebelum berkendara yakni
Tri siap atau 3 Siap yang berisi :
1. Siap diri (Diri kita harus siap. Jadi bila  sakit jangan mengemudi)
2. Siap kendaraan (Kondisi seluruh piranti kendaraan harus siap. Jika sedang ngadat atau rusak jangan dipaksa dikendarai)
3. Siap Taat Aturan Lalu Lintas (Harus patuh dan taat lalu lintas dan membawa surat dan kelengkapan berkendara), pungkas Kasatgas Kamseltibcarlantas Polres Metro Bekasi kelahiran tahun 1962 yang enerjik.
(Agus Suprapto Yusbiyadi)

REDAKSI - www.inikabar.com - Blak Blakan

www.inikabar.com Media Informasi Dan Bisnis.Untuk kerjasama Publikasi,Press Release,Advertorial,Pasang Iklan silahkan hubungi via email ke inikabar@yahoo.co.id
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post