» » LSM PMPRI,Pembangunan Gedung RSKIA Diduga Tidak Sesuai Dengan Spek dan Gambar




INIKABAR.com , Jawa Barat - Guna menunjang kesehatan yang memadai Dinas Kesehatan Kota Bandung Membangun gedung baru untuk Rumah sakit ibu dan anak (RSKIA) Bandung Jawa Barat pada tahap I tahun 2017 lalu. Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Reporter media ini bahwa pembangunan Gedung Rumah sakit ibu dan anak menelan anggaran  sebesar Rp.163.282.008.000,00. Berdasarkan surat Perjanjian kerja (SPK) dengan nomor 08/PPK-STRUKTUR/APBD/RSKIA/2017 pelaksanaan pembangunan dilakukan oleh PT.Adhi Karya (Persero) Tbk

Pantauan Media ini dilapangan pada Rabu 18/04 Dilokasi Gedung Baru Rumah sakit ibu dan anak (RSKIA) Kota Bandung bahwa untuk tahap I telah selesai dilaksanakan. Namun Kondisi yang terbentuk diduga Lari dari Spek serta Gambar yang ada diduga kuat akibat lemah nya pengawasan yang dilakukan oleh instansi terkait. Untuk menggali informasi tersebut bahwa Kru media ini bersama LSM PMPR Indonesia  berkunjung ke BPK RI Perwakilan Jawa Barat belum lama ini untuk menanyakan prihal hasil Audit yang telah dilaksanakan oleh BPK terkait pembangunan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSKIA ) Bandung Oleh PT.Adhi Karya (Persero) Tbk.

Namun sangat disayangkan bahwa BPK RI Perwakilan Jawa Barat berdasarkan hasil audit nya Menemukan  Kerugian negara akibat pembangunan yang dilaksanakan oleh PT.Adhi Karya (Persero) Tbk sebesar Rp.951 Juta Rupiah. Kurniawan Salah satu pengurus LSM PMPR Indonesia ke media ini usai meninjau Lokasi Pekerjaan Pembangunan gedung baru Rumah Sakit ibu dan anak (RSKIA) Menjelaskan bahwa dirinya kecewa atas kualitas pekerjaan pembangunan Rumah sakit ibu dan anak Kota Bandung yang diduga tidak sesuai dan didukung oleh hasil audit BPK RI yang menemukan sejumlah kerugian negara.

“ Kita sangat kecewa mengenai hasil pekerjaan yang dilakukan yang diduga tidak sesuai dan setelah kita konsultasi dengan BPK RI Perwakilan Jawa Barat bahwa ditemukan sejumlah kerugian negara akibat pelaksanaan yang dilakukan oleh Rekanan,jelasnya.
Kemudian ditambahkan nya bahwa dalam waktu Dekat ini juga LSM PMPR INDONESIA akan turun kejalan untuk menyuarakan aspirasi masyarakat terkait kerugian negara dalam pelaksanaan Pembangunan Rumah sakit ibu dan anak (RSKIA) Kota Bandung.“

Berdasarkan hasil rapat kita di DPP LSM PMPR INDONESIA akan turun ke Kantor Walikota Bandung dan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSKIA) Bandung serta Dinas Kesehatan mempertanyakan terkait Temuan BPK RI Perwakilan Jawa Barat yang menemukan sejumlah Kerugian Negara yang diduga kuat melibatkan sejumlah Petinggi di Kota Bandung.

Selain itu juga LSM PMPR INDONESIA akan melakukan pelaporan Kejaksaan Negeri Bandung,Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Dimana dalam laporan nya tersebut Walikota Bandung,Sekda,Kadis Kesehatan Kota Bandung dan Direktur RSKIA Bandung yang dipimpin oleh dr.Taat Tagore D Rangkuti,M.KKK harus bertanggung jawab terkait Temuan BPK RI yang menemukan sejumlah kerugian negara. (Kurniawan)

REDAKSI - www.inikabar.com - Blak Blakan

www.inikabar.com Media Informasi Dan Bisnis.Untuk kerjasama Publikasi,Press Release,Advertorial,Pasang Iklan silahkan hubungi via email ke inikabar@yahoo.co.id
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post