» » Polrestro Ungkap Peredaran Ribuan Miras Branded dan Oplosan


INIKABAR.com , JAWA BARAT - Ditengah maraknya peredaran miras oplosan yang menyebabkan ratusan orang pemabuk mati konyol meregang nyawa jajaran Polres Metro Bekasi berhasil mengungkap produksi rumahan miras oplosan dan peredaran gelap miras branded (bermerk) di wilayah hukum Polrestro Bekasi yang meliputi 17 Polsek.

Wakapolres Metro Bekasi AKBP Luthfie Sulistiawan SIK, MH, MSi didampingi Kasat Resnarkoba AKBP Arlon Sitinjak SH, MH, Kasat Reskrim AKBP Rizal Marito SIK, MH, MSi  dan Kasubag Humas Polres Metro Bekasi AKP Sukrisno, SH menguraipaparkan pengungkapan peredaran miras oplosan dan bermerk.

Ribuan liter minuman beralkohol jenis gingseng   yang peredaran dan pembuatannya jelas melanggar pasal 137 ayat 1 Undang - Undang Pangan no.18 tahun 2013 jo pasal 204 ayat 1 KUHP.

Wakapolres yang diamini Kasat Resnarkoba Polres Metro Bekasi bahwa pengungkapan kasus berdasarkan laporan polisi no.pol:lp/A/IV/2018/Restro Bekasi tertanggal 07 April 2018 dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Pertigaan Jalan Sultan Hasanudin, Jalan Kalimalang,  Desa Setia Darma,  Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dengan waktu kejadian perkara Sabtu, tanggal 07 April 2018, sekitar pukul 23.00 WIB sedang korban/pelapor :  1. Andri Manurung, SE, 43 tahun, laki-laki, Indonesia, Islam.
Anggota Polri, alamat Jalan Ki Hajar Dewantara No. 1 Cikarang, Kabupaten Bekasi.
2. Kukuh Setio Utomo, SH, 41 tahun, laki-laki, Indonesia, Islam, 
Anggota Polri, alamat Jalan Ki Hajar Dewantara No.1 Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Adapan para pelaku/tersangka      :  
1.  (Hp) bin alm (Sm), solok, pada tanggal 10, bulan oktober tahun 1995, Islam, Swasta, Warga Negara Indonesia,  laki-laki, alamat  Kp. Pisangan RT 03/02 Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
2. (Hmt) als (mt) bin Akm (mnr), Padang, pada tanggal 19 Desember tahun 1969, agama Islam, pekerjaan ibu rumah tangga, Warga Negara Indonesia, perempuan, alamat Kampung Selang Bojong RT 01/05 Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Tambah Luthfie, Barang bukti yang disita dari tersangka (Hmt als mt bin mnr)  puluhan minuman berenergi panther, kuku bim, Minuman ringan Coca-cola botol ukuran 1,5 liter, Big Cola ukuran 3,1 liter, anggur merah 1 botol,  bungkus plastik minuman beralkohol / gingseng, botol sirup ABC,  ember besar berisikan minuman beralkohol /gingseng.

Dengan total jumlah barang bukti yang sudah  berhasil dikumpulkan oleh Polres Metro Bekasi sejumlah kurang lebih 2179 kemasan plastik, botol dan ember dari  minuman keras oplosan berbagai merk.

"Ini adalah komitmen Seluruh Jajaran Polres Metro Bekasi untuk mencegah tangkal peredaran miras oplosan dan bermerk jangan sampai ada korban meninggal sia-sia karena minuman keras di wilayah hukum Polres Metro Bekasi", pungkas AKBP Luthfie Sulistiawan dan AKBP Arlon Sitinjak.
(Agus S. Yusbiyadi)

loading...

REDAKSI - www.inikabar.com - Blak Blakan

www.inikabar.com Media Informasi Dan Bisnis.Untuk kerjasama Publikasi,Press Release,Advertorial,Pasang Iklan silahkan hubungi via email ke inikabar@yahoo.co.id
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

SILAHKAN BERIKAN KOMENTAR ANDA