PEMERINTAHAN

VIDEO

HUKUM

BISNIS

POLITIK

HIBURAN

IKLAN BARIS

FOTO

» » Dunia Pendidikan Di Kab. Subang, Fokus Cari Formula Penyeimbang Arus Globalisasi


INIKABAR.com , JAWA BARAT - Dunia Pendidikan di wilayah Pemerintah Kabupaten (Pem kab) Subang, Jawa Barat, dalam menghadapi pesatnya investasi perkembangan pembangu nan global, terutama dengan kehadiran Pelabu han Internasional Patimban di wilayah Kabupaten Subang. Setidaknya dunia pendidikan de ngan perkembangan arus global ini dapat mengimbangi tantangan tersebut. Karena itu pertimbangannya sebagai tuntutan skala prioritas fokus sasarannya dunia pendidikan dengan berbagai formula penyeimbang arus global.

Hal ini di ungkapkan Plt.Bupati Subang, H. Ating Rusnatim, beliau akan mendorong demi memajukan pendidikan ke jenjang tingkat internasional guna mengimbangi kebutuhan dunia kerja. 

"Kita akan fokuskan mencari formula pendidikan agar kemudian ditengah pesatnya kemajuan global, dunia pendidikan di Kabupaten Subang tidak ketingalan," ungkapnya usai memimpin Apel Puncak Hardiknas Tingkat Kabupaten Subang Tahun 2018 di Alun-Alun Subang, Rabu (2/5/2018).
Menurut H. Ating, untuk upaya tersebut pihaknya akan mendorong kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang sebagai leading sector-nya, agar menyiapkan sistem pendidikan dengan berbagai formula sehingga dapat mengimbagi berbagai kebutuhan dunia kerja nanti. 

"Ya, Kita dorong Dinas Pendidikan untuk menyediakan tenaga yang sejajar untuk kebutuhan investasi yang sebentar lagi akan membanjiri Subang," katanya.
Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Subang, H. Suwarna, mengatakan formula pendidikan selain bidang teknis sipil, mesin dan lainnya, terlebih pada penguasaan bahasa asing yang sering kali menjadi tantangan Sumber Daya Manusia (SDM) ketika masuk pada bursa kerja tingkat internasional.
Menurutnya kualitas SDM bisa ditunjukkan dengan penguasaan dalam berbahasa. 
Pada umumnya mereka TKI atau siapapun ketika berada di luar negeri mereka can not speak English well, can not Arabic well dan can not speak chiness well. 

"Kita akan dorong selain pendidikan berbahasa Indonesia dan Bahasa Sunda yang baik,  harus juga menguasai salah satu bahasa asing yang kita wajibkan diantaranya yakni Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, Mandarin dan Arab," pungkas nya.(Deny Suhendar)
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply