» » Mako Polres Metro Bekasi Cekal Teroris Dengan Humanis


INIKABAR.com , JAWA BARAT - Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Candra Sukma Kumara SIK, MH., menguraipaparkan bahwa dengan adanya kasus teroris di Markas Kepolisian maka sesuai arahan dan Standar Operasional Prosedur (SOP) dari Pimpinan Polri maka untuk mencegal tanggal menyusupnya teroris khususnya yang membawa bom, senjata api dan senjata tajam maka aksea pintu masuk dan keluar hanya satu pintu dimana ada steril area ada sebelum pintu gerbang masuk. Di steril area tersebut petugas bersenjata lengkat akan dengan humanis menanyakan keperluan pengunjung serta meminta pengunjung membuka jaket, helm dan tas bawaannya pada jarak yang cukup aman.

Definisi teror menurut rakyat saja, yaitu jika sasarannya rakyat yang tidak tahu apa-apa, itu adalah teror. Pelakunya adalah teroris, apa pun motivasinya.

Menyikapi situasi saat ini yang sedang terjadi berupa ancaman teroris, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Candra Sukma Kumara, SIK, MH juga telah mengambil apel kesiapan unsur tiga pilar di Kabupaten Bekasi.

Kapolres Metro Bekasi sebagai orang pertama yang bertanggung jawab dalam hal pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat Kabupaten Bekasi  dalam kesempatan apel gabungan tersebut menyampaikan, mengajak semua elemen masyarakat, khususnya "unsur tiga pilar" (Polisi,TNI dan Pemerintah) untuk secara bersama-sama, bahu-membahu melawan ancaman teroris.

Ancaman teroris bisa menyerang siapa saja, menyerang personil Polri, menyerang personil TNI dan menyerang personil pemerintahan sipil. Laki-laki atau perempuan.Tua atau muda. Beragama Islam atau beragama Kristen atau Hindu dan atau Budha dll, bisa terjadi menjadi korban keganasan teroris itu. Untuk itu, sekali lagi kita semua harus melawan ancaman teroris itu bersama-sama.
Jangan takut, tetapi kita tetap perlu waspada.

Tambah Kapolres Metro Bekasi, jangan beranggapan di Kabupaten Bekasi tidak ada teroris. Atau kita berpikiran dan mengatakan, itu di Surabaya, itu di Jakarta dan di Mapolda Riau.  Jangan ! Karena nyatanya team Densus 88 telah melakukan penangkapan anggota jaringan teroris itu di wilayah Kabupaten Bekasi, yakni di wilayah Tambun dan wilayah Cikarang Selatan. Dan diduga pelaku peledakan bom di Duren Sawit Jakarta, konon adalah warga Tambun Selatan.

Candra juga memohon maaf kepada para pengunjung Polres Metro Bekasi baik yang menggunakan motor dan mobil jika saat ini parkirnya di luar hal ini semata untuk kebaikan dan keselamatan kita semua sambil mencekal masuknya teroris ke Mako Polres Metro Bekasi dan ini sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) namun demikian aparat bersenjata lengkap yang berjaga di pintu gerbang masuk dan keluar tetap humanis dalam melakukan pemeriksa seraya mengajak seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Bekasi untuk peka terhadap lingkungan, dan menyampaikan sekecil apa pun informasi kepada pihak kepolisian, tentang hal-hal yang mencurigakan berkaitan dengan ancaman teroris tersebut di wilayah tempat tinggalnya masing-masing agar dapat ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian untuk mencegah tangkal teroris di wilayah hukum Polres Metro Bekasi yang terbagi menjadi 17 Polsek, pungkas Candra.
Penulis : Agus Radio MPI

REDAKSI - www.inikabar.com - Blak Blakan

www.inikabar.com Media Informasi Dan Bisnis.Untuk kerjasama Publikasi,Press Release,Advertorial,Pasang Iklan silahkan hubungi via email ke inikabar@yahoo.co.id
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

SILAHKAN BERIKAN KOMENTAR ANDA