PEMERINTAHAN

VIDEO

HUKUM

BISNIS

POLITIK

HIBURAN

IKLAN BARIS

FOTO

» » Dandim 0605/Subang, Membantu Kegiatan Normalisasi Situ Saeur Sukamelang Kerahkan Anggotanya


INIKABAR.com , JAWA BARAT - Dandim 0605/Subang Letkol Inf Fikri Ferdian mengerahkan anggotanya untuk membantu pihak Divisi PJT II Wilayah III Subang, dalam rangka Konservasi Sumber Daya Air, melaksanakan normalisasi Situ Saeur yang lokasinya di Kelurahan Sukamelang, Kecamatan/Kabupaten Subang Jawa Barat,  mulai hari ini, Kamis (7/6/2018).

Kegiatan normalisasi situ tersebut yang luas 9 hektar dengan kedalaman 5 meter ini kondisinya sangat memprihatinkan. Selain menimbul kan polusi, juga memang tak sedap dipandang. Karena keindahannya hilang oleh tumpukan sampah dan titumbuhi aceng gondok.

Berdasarkan pantauan inikabar.com,  acara kegiatan tersebut dihadiri oleh Plt. Bupati Subang, H. Ating Rusnatim, Kepala Divisi PJT II Wilayah III, Agus Suranto, Kadis DPKPB Ka bupaten Subang, H. Hidayat, Muspika Kecamatan Subang dan tamu undangan lainnya.

Dandim 0605/Subang Letkol Inf Fikri Ferdian, dalam sambutannya mengatakan, adanya kegiatan ini merupakan kegiatan yang positif sebagai bukti kepedulian Kodim 0605 Subang terhadap lingkungan. Terlebih, mendukung kegiatan PJT II wilayah III untuk menormalisasi situ saeur yang kini kondisinya memprihatinkan.

“Pada pelaksanaanya, tentu perlu adanya sinergitas antara Pemda Subang dengan stake holder terkait demi kelancaran kegiatan tersebut yang merupakan wujud kepedulian TNI /Polri demi kepentingan masyarakat,”tegas Dandim.

Selain itu Dandim juga meminta kepada lurah dan perangkat wilayah, agar mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Dengan melibatkan masyarakat sekitar, tentu nya hasil dari normalisasi ini bisa dijaga dan di pertahankan kedepannya,”pintanya.

Kadiv. PJT II Wilayah III  Agus Suranto, dalam sambutannya mengatakan bahwa program ini merupakan program konservasi sumber daya air. Waktu pengerjaan normalisasi akan berlangsung hingga dua bulan kedepan.

Selanjutnya Kadiv, Agus - pun berharap, melalui proses normalisasi ini, bisa mengembalikan situ saeur sebagai  tampungan air untuk irigasi dan pengendali banjir, membersihkan sampah yang masuk/dibuang ke situ saeur, dan penata an lingkungan agar dapat berfungsi sebagai taman kota/tempat wisata.

“PJT merupakan BUMN pengelola sumber daya air di wilayah sungai citarum. Dan situ saeur ini termasuk didalamnya. Sehingga hal ini merupakan kewajiban kita untuk melakukan konservasi SDA yang ada,”kata Agus.
Menurut Kadiv, meskipun anggarannya dari PJT, tapi kita tetap melakukan sinergisitas dengan Pemkab Subang dan Kodim 0605 Subang.

“Yang pasti kami berharap situ saeur setelah dinormalisasi nantinya bisa bermanfaat kembali bagi masyarakat sekitar,”kata Agus.

Kendati demikian diketahui, Situ saeur ini memiliki luas awal 9 hektar dengan kedalaman 5 meter. Namun setelah mengalami desimentasi kini luasnya tinggal 2,44 hektar dengan kedalaman hanya 1 meter. Untuk normalisasi ini, pihak PJT -pun telah menurunkan 2 unit eksavator. 
Penulis : Deny Suhendar
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post