PEMERINTAHAN

VIDEO

HUKUM

BISNIS

POLITIK

HIBURAN

IKLAN BARIS

FOTO

» » Presiden Jokowi Bagikan 5.000 Sertifikat Tanah di Subang Untuk Tiga Kabupaten Purwakarta


INIKABAR.com , JAWA BARAT - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo bersama rombongan, usai kunjungan sekaligus silaturahmi dengan alim ulama di Ponpes Assidiqiah Kecamatan Cilamaya Kulon Kabupaten Karawang, langsung meluncur ke wilayah Pamanukan, Kabupaten Subang, menggunakan jalur darat via Jalur Pantura-Subang, bertempatkan  di  GOR Bintang Fantasi Pamanukan di Jalan Cece Zakaria Kawasan Pasar Impres Pamanukan. Rabu, (6/6/2018).

Dalam kunjungan ke-Kecamatan Pamanukan
Kabupaten Subang, Jawa Barat, Presiden Jokowi didampingi ibu Negara, Iriana Jokowi, dan para Menteri terkait, diantaranya yakni menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Sofyan Djalil, Wantimpres Agum Gumelar, Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan, Plt.  Bupati Subang, H. Ating Rusnatim, Plt. Bupati Purwakarta, Bupati Karawang, Dandim 0605/Subang, Letkol Info. Fikri Ferdian dan Kapolres Subang, AKBP. Mohammad Joni.

Pantauan inikabar.com,  Presiden Jokowi, sesampainya di Pamanukan disambut antusias warga Subang, langsung gelar acara ramah tamah sekaligus menyerahkan sertifikat tanah gratis kepada masyarakat, sebanyak 5.000 sertifikat tanah. Penyerahan 5000 sertifikat tanah  tersebut dibagikan untuk tiga kabupaten Purwakarta, diantaranya yakni untuk Kabupaten Purwakarta, 1.500 sertifikat, Kabupaten Subang, 1.500 serti fikat dan Kabupaten Karawang, 2.000 sertifikat.

“Hari ini, siang ini pula saya serahkan 5.000 sertifikat. Coba sertifikatnya diangkat tinggi-tinggi supaya kelihatan semuanya bahwa sertifikat sudah diserahkan dan tidak ada pengibulan,” kata Jokowi.

Menurut Jokowi, penyerahan sertifikat ini penting karena banyaknya laporan sengketa lahan, baik antara masyarakat dengan masyarakat, masyarakat dengan pemerintah, masyarakat dengan perusahaan, atau masyarakat dengan BUMN.

“Semua sengketa karena belum ada tanda bukti hak hukum atas tanah yang namanya sertifikat. Jadi kalau ada yang mengakui, tinggal tunjukan bukti ini tanah saya,” ujarnya.

Jokowi juga menegaskan, pemerintah akan terus mengejar target untuk menyelesaikan pembagian sertifikat ini. Untuk tahun ini ditargetkan 7 juta sertifikat dibagikan kepada masyarakat. Tahun sebelumnya baru 5 juta sertifikat. Adapun target tahun depan, menurut Presiden ada lah 9 juta sertifikat.

“Dari 126 juta (sertifikat), separuh saja belum ada, karena sebelumnya tiap tahun sertifikatnya tidak ada 1 juta yang dibagikan. Kalau nunggu tiap tahun cuma 500-600 (ribu) sertifikat, baru 160 tahun rampungnya,” lanjutnya.

Kemudian dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga mengingatkan kepada masyarakat agar menjaga sertifikatnya dengan baik.

“Saya titip, tolong dimasukkan di plastik kemu dian difotokopi, yang asli taruh di lemari satu, yang fotokopi taruh di lemari satu lagi. Biar kalau hilang bisa langsung urus ke BPN,” katanya.

Selanjutnya Jokowi meminta, masyarakat untuk berhati-hati ketika ingin menggunakan sertifikatnya untuk agunan ke bank. Menurutnya, pinjaman ke bank harus digunakan untuk modal kerja, usaha, atau investasi.

Kendati demikian Presiden Jokowi diakhir sambutannya, membagikan dourpres dengan menggelar kuis, mengajukan beberapa pertanyaan kepada ribuan warga yang hadir. Pertanyaan mulai dari menyebutkan Sila Pancasila, Nama-nama pulau, nama-nama ikan dengan hadiah sepeda.
Penulis : Deny Suhendar
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post