» » Pelaksanaan TMMD, Tak Mengenal Libur


INIKABAR.com , JAWA BARAT - Pelaksanaan program kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-102, Kodim 0605/Subang, kini telah berjalan memasuki hari ke 6, tak mengenal hari libur dan terus melakukan kegiatan, dengan mengerjakan sejumlah program pembangunan fisik, salah satunya melakukan pengerasan jalan penghubung desa, yakni desa cijambe dan desa cirangkong di kecamatan Cijambe sepanjang 3,5 Km dengan lebar 2,5 meter.

Berdasarkan pantauan inikabar.com, tampak anggota TNI dari berbagai kesatuan bersama warga dan mahasiswa dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung tampak bergotong royong mengerjakan berbagai proyek fisik sesuai dengan program yang telah dicanangkan TMMD yang akan berakhir hingga 8 Agustus mendatang. Minggu, (17/72018).

Sejumlah program pembangunan fisik selain membuka jalan penghubung dua desa yakni Desa Cirangkong dan Cijambe dan kini sedang dilakukan pengerasan jalan sepanjang 3,5 Km dan lebar 2,5 meter, juga secara serentak dilak sanakan pembangunan fisik lainnya diantaranya yakni, rehab rumah warga, rehab mushola, pembuatan pos kamling, pembuatan gorong-gorong dan pembuatan TPT.

Dandim 0605 Subang, Letkol Inf. Fikri Ferdian melalui Pasiter, Kapten Arm. M Saprudin didam pingi Danramil Cijambe, Kapten Inf.Supriyanto mengaku bangga dengan tekad anggota dan warga serta mahasiswa yang terlibat TMMD.

“Kita merasa yakin sebelum penutupan semua program 100% tuntas dilaksanakan. Bahkan jalan tembus baru pun kini sudah mencapai 1,5 Km dari rencana sepanjang 3,5 Km,“ ungkapnya.
.
Menurutnya hampir semua pembangunan di agenda TMMD, serentak dilakukan di dua desa, yakni Cijambe dan Cirangkong dan tidak mengenal hari libur. Pembangunan fisik telah berjalan serentak mulai dari rehab rumah warga, rehab mushola, pembuatan pos kamling, pembuatan gorong-gorong, pembuatan TPT.

“Semoga saja apa yang kita lakukan bersama sama pemerintah daerah baik pekerjaan fisik maupun non fisik sangat bermanfaat dan dirasakan oleh warga setempat, “ kata Saprudin.

Kemudian khusus jalan baru nantinya bisa digunakan jalan alternatif bagi warga di tiga Desa di wilayah Kecamatan Cijambe, diantaranya, desa cikadu, desa cimenteng, dan desa cirangkong. Ketika sewaktu-waktu terjadi bencana alam longsor yang menerjang hutan milik PT.Perhutani akses jalan di desa Cijambe.

Sementara Kepala Desa Cirangkong Wahyudin ,dengan pembuatan jalan penghubung dua desa ini, Ia akui sangat senang karena jalan  yang baru ini bisa jadi jalur alternatif, jalan ini juga dapat menjadi favorit bagi para petani yang membawa hasil panen padinya atau palawija dari sawah atau kebunnya. Sebab, jarak tempuh yang lebih cepat, sehingga bisa lebih murah dibanding bilalewat jalur yang sudah ada.

Selain itu, lanjut Wahyu, daerahnya yang meru pakan Desa Wisata pun nantinya lebih banyak dikunjungi tamu. Selain akses jalan utama yang sudah baik dengan jalan baru pun walaupun lebarnya masih terbatas memperlancar transportasi.

“Pesona alam  kita masih alami, masyarakatnya masih tetap mempertahankan budaya lokal dan terkenal dengan wisata agro buah naga. Selain itu wisata sumber mata air, wisata religi, dan wisata sejarah bisa dikembangkan di desa kita,“ pungkasnya. 
Penulis : Deny Suhendar

REDAKSI - www.inikabar.com - Blak Blakan

www.inikabar.com Media Informasi Dan Bisnis.Untuk kerjasama Publikasi,Press Release,Advertorial,Pasang Iklan silahkan hubungi via email ke inikabar@yahoo.co.id
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post