PEMERINTAHAN

VIDEO

HUKUM

BISNIS

POLITIK

HIBURAN

IKLAN BARIS

FOTO

» » Bagkum Setda Kab. Subang, Sosialisasi Pencegahan Korupsi ADD Dan DD


INIKABAR.com , JAWA BARAT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang, melalui Bagian Hukum (Bagkum) Setda Kabupaten Subang, melaksanakan sosialisasi pencegahan tindak pidana korupsi penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) terhadap selu ruh Kades dan Perangkat Desa di tempatkan di Pendopo Pemkab Subang, Rabu (03/10/2018).

Berdasarkan pantauan inikabar.com, kegiatan sosialisasi tersebut dalam pelaksanaannya selama dua hari yaitu dari tanggal 2-3 Oktober 2018 18 dan pembukaan kegiatan tersebut secara  langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kese jahteraan Rakyat, Bambang Suhendar, S.IP.

Kasubag Penyuluhan dan Bantuan Hukum Setda Subang, Gama Primawan, mengatakan kegiatan sosialisasi itu bertujuan dalam rangka pencegahan tindak pidana korupsi dalam penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD).

Dalam kegiatan sosialisasi pencegahan tindak pidana korupsi penggunaan ADD dan DD terse but, menghadirkan beberapa narasumber diantaranya yaikni Polres Subang, Kejaksaan Negeri Subang dan Irda Subang.

Inspektur Inspektorat Daerah (Irda) Kabupaten Subang H. Cecep Supriatin dalam pemaparannya menyampaikan resiko yang dapat terjadi dalam pengelolaan keuangan desa diantaranya program dan kegiatan pada RPJMDes, RKPDes dan APBDes tidak sesuai aspirasi/kebutuhan masyarakat desa, kegagalan menyelenggara kan siklus pengelolaan keuangan desa yang sehat, kegagalan atau keterlambatan penyusunan laporan penyelenggaraan pemdes termasuk laporan pertanggungjawaban realisasu pelaksanaan APBDes, pengelolaan aset desa yang tidak efisien dan efektif.
Kejaksaan Negeri (Kajari) Subang dalam pemaparannya membahas peranan kejaksaan dalam pencegahan korupsi dana desa. Tujuan sosiali sasi tersebut, dilakukan dalam upaya untuk mengawasi pengelolaan dan pemanfaatan dana desa maupun berbagai bantuan lain yang dikucurkan ke desa. Kejari melalui TP4D, siap bantu Pemerintah Desa untuk meminimalisir penyalahgunaan dan kesalahan dalam menge lola anggaran dana desa tersebut.

Polres Subang dalam paparannya cenderung mengingatkan para kepala desa termasuk perangkat Desa untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan dan mengelola anggaran dana desa dan dana desa, karena Penyalahgunaan dana desa bisa berakibat patal pada jeratan hukum. Pemerintah telah  membentuk dan menugaskan Satgas Dana Desa untuk pengawasan, dalam penggunaan dan penerapan Dana Desa agar tak boleh terjadi adanya penye lewengan dan/atau penyimpangan dana desa.(Deny Suhendar)
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply