PEMERINTAHAN

VIDEO

HUKUM

BISNIS

POLITIK

HIBURAN

IKLAN BARIS

FOTO

» » Kades Wanajaya Selewengkan Alokasi DD, Diamankan Polres Subang


INIKABAR.com , JAWA BARAT - Kepala Desa (Kades) Wanajaya, Kecamatan Tambak dahan, Kabupaten Subang Jawa Barat, berinisi al Skm, menyalahgunakan wewenang dengan menyelewengkan anggaran Alokassi Dana (ADD), diamankan Satuan Reskrim Unit Tipikor Polres Subang. Senin (15/10/2018).

Terungkapnya kasus penyelewengan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD), bermula sejak Desa Wanajaya menerima anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) awal periode tahun 2013 hingga tahun 2016, dalam pengalokasian anggaran ADD dan pelaksanaan pekerjaan semuanya termasuk keuangan Dana Desa (DD) dikelola langsung secara sendiri yaitu oleh Kades, Skm.dengan anggaran Alokasi Dana Desa sebesar Rp. 1.222 miliar.

Berdasarkan ketentuan, dalam juklak-juknis Alokasi DD, posisi Kades sudah jelas sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan LPM bertugas selaku Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Keuangan Dana Desa dipegang oleh Bendahara LPM, serta pekerjaan harusnya oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK). Namun di Desa Wanajaya, semuanya termasuk keuangan dari anggaran Alokasi DD dikelola langsung oleh Kades itu sendiri (One Man Shaw). 

“Terbukti banyak terdapat pos-pos anggaran Alokasi DD yang tidak diserahkan atau tidak disalurkan sebagaimana yang termuat dalam SPJ,” kata Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni didampingi Kasat Reskrim AKP Moch Ilyas Rustiandi dan Kasubbag Humas AKP Udi Sahudi, Senin (15/10/2018).

Menurut Kapolres Subang, AKBP Muhammad Joni, dalam pelaksanan penyidikan kepolisian menemukan ada SPJ fiktif dan terdapat pekerjaan fisik yang tidak dilaksanakan.

“Ini jelas, modus korupsi dengan menyelewengkan dan/atau menyalahgunakan wewenang yang dilakukan oleh tersangka, karena tersangka mengelola langsung anggaran Alokasi DD tahun 2013-2016 dengan cara melakukan pemotongan honor BOP penerima anggaran dan membuat SPJ fiktif. Selain itu ada juga kegiatan fisik yang tidak direalisasikan,” jelasnya.

Selanjutnya Kapolres mengungkapkan bahwa dalam menangani kasus ini, pihaknya telah menetapkan sekaligus menahan tersangka Kades Wanajaya,yaitu Skm asal warga Dusun Krajan Desa Wanajaya. 

“Akibat perbuatan tersangka, negara dirugikan sebesar Rp 181,4 juta,” ungkapnya.

Kendati demikian Kapolres juga menjelaskan sejumlah barang bukti yang diamankan polisi, dianta ranya, Keputusan Bupati Subang Nomor: 902 Kep.106-PEM /2013, Tgl 18 Maret 2013 tentang penetapan besaran ADD Tahun 2013; Keputusan Bupati Subang Nomor: 902 / Kep. 141-PEM / 2014, Tgl 2 Mei 2014 tentang penetapan besa ran ADD Tahun 2014; Keputusan Bupati Subang Nomor: 141 / Kep.207-PEM / 2015, Tgl 25 Mei 2015 tentang penetapan besaran ADD Tahun 2015; Keputusan Bupati Subang Nomor: 141 / Kep 107-PEM, 2016, Tgl 31 Mei 2016 tentang penetapan besaran ADD Tahun 2016; Berkas permohonan pencairan ADD Wanajaya Tahun 2013-2016; Surat Pertanggungjawaban (SPJ) Program ADD Wanajaya Tahun 2013-2016, serta stempel/cap toko fiktif yang digunakan untuk membuat SPJ.

“Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 2 Jo 18, Pasal 3 dan Pasal 9 UU RI Nomor 20 Tahun 2001 mengenai perubahan UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 64 ayat 1 KUHP,” pungkas Kapolres.(Deny Suhendar)
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply