Breaking News

Laporan Program Desa Banyuresmi Tahap Satu Dan Tahap Dua Sudah Di Laksanakan.



INIKABAR.com , JAWA BARAT  - Ahmad hidayat merupakan putra ke-6 KH.Safei beralamat di kp balong cikawao Rt 02/08 desa banyuresmi kecamatan banyuresmi kabupaten garut. jumat 9/8/2019.

Dalam penelusuran media sebagai kontrol sosial di lapang baik pembangunan maupun bantuan untuk warga tidak mampu banyak dikenang nya, jejak langkanya sangat terbuka dan dekat dengan warga masyarakat.

Kepala desa banyuresmi Ahmad hidayat dikantornya saat ditemui wartawan menyampaikan Insya'Allah saya bercita-cita menjadi kepala desa percontohan dikabupaten garut.

berbagai kegiatan desa banyuresmi bisa dilihat di FC ahmad hidayat alat sebagai keterbukan publik, setiap kegiatan pun kami pasang papan informasi dan batu prasasti peresmian. Alhamdulillah pembangunan desa banyuresmi berasal dari anggaran Dana desa (DD) tahun 2019, pelaksanan pembangunan didesa banyuresmi tahap kesatu dan kedua telah selesai sesuai rencana kegiatan pembangunan desa (RKPDES). Dari hasil pengkajian keadan desa (PKD).

Ahmad hidayat berpesan kepada Masyarakat desa banyuresmi Sebenarnya Anggaran Pemerintah itu haya Setimulan" Saya berharap perkuat kembali yang namanya gotong royong, swadaya masyakarat, dan kerja bakti. masih banyak pembangunan desa yang harus diselesaikan sesuai pengajuan di tahun 2020.

Sekertaris desa (Sekdes) Banyuresmi cep zaki mubarok menuturkan kegiatan program desa banyuresmi kabupaten garut. Menghabiskan Anggaran dana desa  Rp.205.840.000. Adapun kegitan yang telah dilaksanakan pada tahap kesatu perbaikan jalan lingkungan, sarana air bersih, Tembok penahan tanah (TPT), daranase, pembelian alat pembakar sampah, roda pengangkut sampah, pembersihan irigasi, permodalan bumdes.

"Lanjut cep zaki tahap kedua 411.680.000,- menyediakan sarana dan prasarana 9 pos pelayanan terpadu (posyandu), dan pemberian timbangan bayi. perbaikan jalan desa hotmix, lanjutan tahap satu Tembok penahan tanah (TPT)  perbaikan irigasi, perbaikan jalan desa rabat beton, padat karya. semua ini terlaksana dengan baik sesuai program berawal dari perencanaan yang matang, kerjasama BPD dengan unsur desa kordinasi pengurus RW dan tim pelaksana kegiatan (TPK) pungkasnya.

Jurnalis: Beni