Breaking News

AJI, IJTI dan IWO Ikut Kecam Tindak Kekerasan Jurnalis di Makassar


INIKABAR.com , Makassar – Setelah Perhimpunan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulsel mengeluarkan sikap kecaman terhadap tiga orang jurnalis di Makassar, giliran Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) dan Ikatan Watan Online (IWO) ikut memberikan reaksi.
Ketua AJI Makassar, Nurdin Amir menilai kekerasan pemukulan dan intimidasi yang dilakukan aparat kepolisian terhadap wartawan melanggar Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Pasal 8 UU Pers menyatakan dalam menjalankan profesinya jurnalis mendapat perlindungan hukum.
UU Pers juga mengatur sanksi bagi mereka yang menghalang-halangi kerja wartawan. Pasal 18 UU Pers menyebutkan, ”Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berkaitan menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp500 juta.”
| BACA JUGA YANG LAINNYA |