Breaking News

Siswa SMKN Cijambe, Keluhkan Jalan 'Rusak Parah' Tak Kunjung Perbaikan



INIKABAR.com , JAWA BARAT - Jalan penghubung antar Desa Bantarsari dan Desa Cirangkong Kecamatan Cijambe Kabupaten Subang, merupakan akses jalan menuju Kantor Kecamatan Cijambe dan SMK Negeri Cijambe, 'Rusak Parah', tepatnya berlokasi di Blok Ciwareng sepanjang 2 Km, kondisinya sangat memprihatinkan.

Padahal, jalan ini pengelolaanya dibawah Pemerintah Kabupaten Subang dan merupakan satu-satunya akses jalan yang  digunakan oleh puluhan siswa sekolah SMKN Cijambe serta warga sekitar desa juga aktivitas warga lainnya.

Kondisi inipun dikeluhkan oleh sejumlah siswa SMKN tersebut yang setiap hari melalui akses jalan itu. Umumnya mereka mengaku terganggu dengan kondisi jalan yang rusak parah itu.

"Repot pak jalan rusak begini, Saya tiap hari mau sekolah juga terganggu. Bahkan banyak teman-teman saya yang sering jatuh dari motor karena kondisi jalan yang rusak," ujar Neneng, salah satu siswi SMKN Cijambe, saat diwawancara inikabar.com, jumat (6/9/2019).

Neneng berharap, pemerintah Kabupaten Subang, secepatnya memperbaiki kerusakan jalan tersebut, sehingga para pengguna jalan melintas dengan nyaman termasuk siswa/i juga dalam menggali ilmu di sekolah juga nyaman.

Dira tokoh masyarakat Cirangkong, saat ditemui inikabar.com ,dirumahnya Ia membenarkan bahwa jalan ini sudah cukup lama dan taunan banget belum sampai ada perbaikan, itu patut diakui sehingga jalan lapen aspal yg dulu hitam kini tinggal batu yang berserakan dibalut debu kemerahan menghiasi badan jalan. Terlebih mempri hatinkan lagi para pengguna jalan karena jalan tersebut satu-satunya akses jalan untuk melakukan berbagai aktivitas termasuk siswa SMKN cijambe berjuang untuk menggali ilmu, terpaksa harus berjibaku mener jang jalan berbenturan dengan bebatuan dan debu merah serta dikala musim hujan harus bergulat dengan jalanan licin dan lumpur tanah merah. Hal ini tak sedikit yang tergelincir jatuh dari kendaraanya.

"Saya tahu pemerintah bukan berarti membiarkan begitu saja, ini ada proses dan tahapannya namun persoalannya ini kritis karena jalan ini satu-satunya akses jalan untuk berbagai akti vitas warga termasuk siswa/i sekolah SMKN Cijambe yang menggunakan jalan tersebut. Jalan ini terutama blok leuweng pines dan blok ciwareng kurang lebih sepanjang 5 Km antara Desa Bantarsari dan Desa Cirangkong itu parah berat, kini musim kemarau saja para peng guna jalan sangat mengeluh bahkan sebentar lagi musim hujan, karena itu saya berharap mohon dengan sangat, sesegera mungkin sebelum musim hujan tiba, jalan ini sudah beres diper baiki," pungkas Dira.

Kendati demikian memperbaiki kerusakan jalan, samahalnya memberikan kenyamanan bagi warga dan para siswa juga akan nyaman saat menuntut ilmunya. 
Laporan : Deny Suhendar