Breaking News

Workshop Nasional Pemberdayaan Pandu Desa Digital Akan Digelar Di Desa Cirangkong


INIKABAR.com , JAWA BARAT - Workshop Nasional Pemberdayaan Pandu Desa Digital yang diinisiasi Lembaga Adat Keratwan (LAK)  Galuh Pakuan Mandalajati, akan sege ra digelar oleh Kementrian Komunikasi dan imformasi (Kominfo) ditempatkan di Desa Cirangkong pada Rabu (23/10/ 2019). Workshop tersebut terbuka bagi seluruh warga Kabupaten Subang terutama perangkat desa. 

Dalam acara Workshop tersebut menghadirkan pemateri yang berkualitas di bidangnya.

Dijelaskan LAK, Raja Galuh Paku an Mandalajati, Evi Silviadi, bah wa Galuh Pakuan tidak hanya berhenti meluncurkan program Desa Digital tanpa diikuti dengan kegiatan lanjutan dan pendampingan secara terpadu sebagai bentuk pemberdayaan.

“Kami telah merancang suatu program secara komprehensif dan matang. Tidak setengah setengah. Begitu pula Desa Digital ini. Setelah dilaunching, kami isi perangkat desa dengan pembekalan skill teknis dan penggunaan jaringan internet dengan optimal. Jadi tuntas semua dan desa siap mandiri,” kata Abah Renggo, di Kantor Permata Galuh , kawasan BTN Ciheuleut, Subang, Minggu (20/10/2019).

Materi untuk Workshop yang bakal disampaikan kepada seluruh perwakilan desa dalam workshop antara lain:

Materi Umum dengan tema: Hubungan Kelembagaan & Entitas Bisnis. Materi pendalaman berupa Multimedia Produksi, Privasi Goverment, Instalasi Fiber Optic, IOT (Internet of thinks), Pilot Drone, Ekonomi Digital dan Batik Fractal.

Sementara Kepala Desa Cirang kong Asep Sutia,  menyambut penuh antusias dengan akan diadakannya workshop nasional Desa Digital itu. Dia sebagai kepala desa yang menjadi tuan rumah siap mensukseskan kegiatan yang penting bagi perkembangan desa.

“Kami akan menyiapkan sebaik mungkin agar para peserta bisa belajar di sini dengan nyaman dan fokus,” kata Kades.

Selain itu Workshop nasional ini merupakan kelanjutan atau seri kedua dari acara Seminar Nasio nal Pembentukan Pandu Digital yang sukses digelar di Aula Pemkab Subang, 21 Agustus 2019 lalu. Saat itu, peserta ter daftar mencapai 500 orang.(Deny Suhendar)
| BACA JUGA YANG LAINNYA |