Breaking News

PROYEK REHABILITASI DEK PENAHAN TEBING MENDAPAT SOROTAN DARI GITRAN WATCH NUSANTARA

 


INIKABAR.com , Mandailing Natal, Sumatera Utara |||  Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara Tahun 2019 lalu membangun Proyek Rehabilitasi Dek Penahan Tebing di Kecamatan Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal. Namun pengerjaan nya dilapangan diduga Kuat asal jadi dan terkesan pembuangan anggaran. Seperti Pantau Media ini pada Selasa 03/11/2020 bahwa pengerjaan nya bergelombang.


Infromasi yang berhasil dikumpulkan oleh Team Media ini Proyek Rehabilitasi Dek Penahan Tebing di Kecamatan Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal T.A 2019 dengan Pagu Rp.690.036.850,00. Dalam proses lelang Proyek Proyek Rehabilitasi Dek Penahan Tebing di Kecamatan Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal dimenangkan oleh CV. Perwira yang berlamat di Jalan Perwira I No.25 Kota Medan Provinsi Sumatera Utara dengan Penawaran sebesar Rp.633.805.899,45.


Menanggapi hal tersebut ditempat terpisah Kurniawan Hasibuan Ketua DPP Gitran Watch Nusantara  kepada media ini menerangkan dalam waktu dekat akan melaporkan nya ke Penegak Hukum. “ Terkait  Proyek Rehabilitasi Dek Penahan Tebing di Kecamatan Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal T.A 2019 yang dikerjakan oleh CV. Perwira, Kita akan segera menyusun Laporan ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara sebut nya. 


Ditambahkan nya juga berdasarkan Hasil investigasi yang dilakukan Proyek Rehabilitasi Dek Penahan Tebing di Kecamatan Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal sangat jauh dari RAB dan Kontrak dimana pekerjaan nya sangat Kasar dan masih belum belum layak namun tetap saja di PHO PPK Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara.


Terkait adanya Proyek Rehabilitasi Dek Penahan Tebing di Kecamatan Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal TA. 2019 yang diduga tidak sesuai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara belum bisa dimintai tanggapan nya dan telah dilakukan Konfirmasi tertulis hingga berita ini sampai ke Redaksi belum ada Jawaban. (KH/Red)
|| BACA JUGA YANG LAINNYA ||