Breaking News

Direksi PT Subang Sejahtera (SS) Usai Di Nobatkan, Harus Siap - Siap Berbenah


INIKABAR.com , SUBANG. -  Pemilik saham PT Subang Sejahtera (SS) yang merupakan salah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Pemerintah Daerah Kabupaten Subang yang di Pimpinan H. Ruhimat, berharap kepada Direksi PT Subang Sejahtera (SS) yang baru dinobatkan, harus bisa menjalankan perusahaan sesuai dengan keinginan pemegang saham.


Sejumlah permasalahan dan kerjasama yang telah terjalin dengan berbagai pihak dimasa kepengurusan PT SS sebelumnya, tentunya harus diselesaikan dengan sebaik mungkin. Agar perusahaan menjadi lebih sehat.

Menurut Direktur Operasional PT Subang Sejahtera (SS) bahwa Direksi yang baru dinobatkan oleh Bupati Subang, H. Ruhimat beberapa waktu lalu, tentunya memiliki tugas berat untuk membawa perusahaan kearah yang lebih baik lagi, bahkan bisa memberikan pendapatan asli darah (PAD).

“Ya, kita wanti - wanti dalam berjalannya suatu perusahaan, bahwa langkah yang penting dan pertama biasakan disiplin kerja dan soliditas kerja saling terjalin komunikasi. Ya, karena dalam kurun waktu Desember tahun ini,  kita akan ada pembenahan internal,” kata Direktur Operasional PT Subang Sejahtera, Haerul Anwar, Senin (19/07/2021).

Dir Op, Pt. SS, Haerul Anwar. Menjelaskan bahwa walapun PT SS selama ini, tidak memberikan PAD secara langsung, namun untuk BOP perusahaan sudah ditunjang oleh Participating Interest (PI).

“Ya, kita ini dalam PI sudah dikasih porsi oleh Pak Bupati 20 persen dan Itu bisa untuk menutupi BOP kantor dan kegiatan usaha-usaha lainnya,” katanya.

Haerul juga merinci untuk kebutuhan operasional perusahaan dimasa kepemimpinan dirinya akan coba ditekan, sehingga beban operasional tidak begitu besar.

“Kita akan coba tekan kebutuhannya untuk biaya operasional, mudah - mudahan bisa mencapai Rp 1,4 miliar,” katanya.

Tahun ini, untuk dana PI, yang jumlahnya sekitar Rp 5 miliar. Ia menegaskan akan menggunakan 20 persennya itu sesuai dengan kebutuhan.

“Rp 1 miliar itu kita gunakan untuk mebenahi internal, dan itu tadi BOP perusahaan dan untuk kegiatan usaha-usaha lainnya,” katanya.

Untuk tahun ini, dirinya menegaskan bahwa akan fokus terhadap pembenahan internal tersebut dahulu. 

“Kita ingin memperbaiki di internal dulu, agar perushaan ini bertahan dan bisa survive,” katanya.

Sehinga pada tahun 2022 itu, PT SS bisa melakukan langkah-langkah yang bisa memaksimalkan peran dan fungsi BUMD.

“Dalam satu mingu ini kita akan inventarisir beberapa MoU yang sudah berjalan pada tahun sebelumnya. Tidak cukup waktu sedikit, apalagi sekarang PPKM jadi ada keterbatasan waktu,” katanya.

Kemudian yang akan menjadi fokus pembenahan selanjutnya adalah soal adanya wajib pajak Rp 127 juta yang harus dikomunikasikan dengan pihak pajak.

“Perushaan ini katanya tidak untung, tapi ada pajak, perlu kita benahi, tentunya banyak hal yang harus kita perbaiki. Ini tentunya sesuai dengan keinginan Pak Bupati,” pungkasnya  (Deny Suhendar)
BACA JUGA YANG LAINNYA