Pengurus Besar Ikatan Sarjana Melayu Indonesia Inventarisir 100 Tokoh Melayu Nusantara

 

INIKABAR.com , MEDAN - Tepat 01 Rajab 1444 H atau Senin,  23 Januari 2023 M bertempat di Medan Club Jl. R.A. Kartini no.36 Medan Polonia dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) atas  Penetapan 100 orang Tokoh Melayu Nusantara.

Ketua PB. ISMI  Dr.Ir.H. Tengku Erry Nuradi didampingi Sekretaris Prof.Dr. Ilmi Abdullah, kini sedang mempersiapkan buku " 100 Tokoh Melayu Nusantara", diharapkan akan menjadi bacaan kaum milenial untuk mengenal tokoh-tokoh yang berasal dari masyarakat Melayu di negeri ini. 

Dalam sambutannya   banyak sekali tokoh-tokoh melayu yang memberi sumbangsih terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dorongan menerbitkan  buku 100 tokoh ini agar generasi muda kita tidak akan kehilangan jejak sejarah masa lalu.
Mari kita wariskan nilai - nilai kepahlawan kepada anak cucu kita. 
Saat ini tim penulis, yang diketuai sejarawan Dr.Phil Ikhwan Azhari, tengah dalam proses mengumpulkan referensi dan seleksi untuk memilih  100 orang tokoh dari begitu banyak sosok yang tergolong tokoh Melayu untuk ditampilkan dalam buku yang akan terbit dalam waktu dekat.

"Karena tokoh Melayu yang layak dibukukan jumlahnya cukup banyak sedangkan rencana yang disepakati panitia buku tersebut  mengakomodir 100 orang, untuk yang pertama  diberi judul"100 Tokoh Melayu Nusantara jilid 1," kata Ketua Umum PB ISMI  Tengku Erry Nuradi saat memimpin Focus Group Discussion. 
FGD ini diadakan khusus dalam proses penyusunan buku tersebut,  selain tim penulis, hadir pengurus PB ISMI diantaranya Prof. Djohar Arifin Husein, Mayjen TNI (Purn) muhammad Hasyim, Prof.Fachruddin Azmi, Prof Basyaruddin, Prof Sublihar, Prof Ilmi Abdullah, Dr. Milhan Yusuf, Dr Emmy Erwina, Dr Wardayani, Dr Tengku Syafrina dan tokoh lainnya, editor penyusun buku dipercayakan kepada Prof Pujiati Chalid, Ketua   Dr.Abdul Rahim dan Sekretaris, Dr. Sri Rezeki.

Dr. Phil. Ikhwan Azhari dalam paparannya mengungkapkan:

Kriteria 100 Tokoh Melayu.

1. Seseorang  dari Puak Melayu yang berjasa dan berjuang dalam berbagai bidang yang ketokohannya telah mendapat pengakuan masyarakat atau pemerintah (pusat/daerah), lembaga-lembaga profesi atau Perguruan Tinggi.

2. Seseorang yang lahir beragama  Islam dan dibesarkan dalam adat resam Melayu.

3. Semenda Melayu sesorang yang menikah dengan orang Melayu yang kemudian mengikuti dan menjalankan adat resam Melayu dalam kehidupannya sehari-hari.

4. Seseorang bukan Melayu yang berjuang dan mendedikasikan hidupnya untuk kepentingan dunia Melayu dan sosoknya diakui oleh komunitas Melayu.

Dalam rencana penerbitan buku sejauh ini kegiatan tim yang telah berjalan sudah   menginventarisir  lebih 200 nama tokoh Melayu yang layak ditampilkan. Karena itu, sejumlah proses lebih lanjut dibutuhkan untuk menetapkan pilihan terhadap 100 tokoh untuk ditampilkan  dalam buku seri kesatu  ini. 

"Cukup sulit bagi tim dan panitia menentukan siapa-siapa yang 100 orang tokoh untuk mengisi buku pertama ini. Misalnya ada tokoh Melayu  yang populer dan dikenal luas masyarakat namun saat ditelusuri sangat sedikit referensi yang didapat.
Karena itu dibutuhkan FGD ini membantu memberi masukan bagi tim penulis dan panitia," katanya.

Dalam FGD tersebut dibahas dari berbagai aspek, termasuk kriteria- kriteria ketokohan. 
Nantinya, para tokoh Melayu tersebut akan dibagi dalam berbagai bidang atau profesi seperti ulama, tokoh pendidikan, politisi, birokrat, militer, sastrawan dan budayawan hingga wartawan.

Pilihan terhadap tokoh Melayu berskala nusantara didasarkan pada cakupan wilayah kerja organisasi, yaitu PB ISMI yang merupakan jenjang pengurus ISMI tingkat nasional.
Nantinya Pengurus Wilayah dapat pula menerbitkan buku tokoh Melayu di tingkat povinsi wilayah melibatkan     Pengurus Daerah (PD) ISMI untuk Kabupaten/Kota. sumber : beritaekspos.com

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama